Background

Background

Silahkan klik beberapa gambar di bawah ini

  • image1
  • image2
  • image3
  • image4
  • image2
  • image1
  • image4
  • image3
Jum'at, 21 Maret 2014..

Kegiatan PKL hari ini adalah presentasi tugas yang di mulai pukul 13.30 dengan materi Email Merge dan Pemrogaman OS  . Saja tidak mendapatkan undian untuk  presentasi , tapi untuk persiapan saya sudah mengerjakan walaupun masih ada yang belum selesai . Tentang operating system saya belum begitu mengerti .
Mail Merge adalah Fasilitas dari writter untuk pembuatan surat secara masal . Mail merge lebih mudah di gunakan untuk mengirim ke setiap email yang berbeda-beda . 
Dan paginya saya mengerjakan tugas perindividu yang masih belum selesai,yaitu..

Sejarah

NFC mulai menjadi didirikan di Inggris. Orange skema QuickTap memungkinkan pembelian sebesar £ 15 pada 50.000 toko di Inggris (termasuk Pret a Manger, EAT, Little Chef, Wembley Arena, Subway, Wilkinson dan McDonalds) hanya dengan menekan telepon, meskipun hanya dari ponsel NFC-enabled hosting aplikasi yang telah diatapi-up dengan kredit dari debit Barclaycard, Barclays atau Kartu Kredit Oranye.

"Umpan balik dari pelanggan kami pada layanan QuickTap NFC telah sangat positif," juru bicara Oranye mengatakan kepada kami, "dengan penggunaan mereka dan rata-rata menghabiskan lebih tinggi dari yang diharapkan." Jeruk juga menjalankan percobaan mobile ticketing dengan Stagecoach awal tahun ini dan berharap ini untuk memperluas pada tahun 2013.

"Seperti halnya pembayaran, pelanggan telah memberitahu kami bahwa mereka mengharapkan kartu loyalitas mereka dan voucher untuk dimasukkan dalam Tap Cepat jadi kami bekerja sama dengan pengecer untuk membuat itu terjadi, menindaklanjuti Treats kami dari EAT ditawarkan." Pada yang terakhir, siapa pun yang memiliki ponsel NFC-kompatibel pada jaringan Orange bisa memanfaatkan ponsel mereka pada poster yang dirancang khusus di salah satu dari 110 outlet EAT itu untuk menerima gratis memperlakukan setiap hari.

Sementara itu, smartphone Blackberry dengan NFC telah diuji coba sebagai kunci digital, menggunakan data identifikasi untuk membuka sistem akses yang aman di blok kantor dan jaringan.



Pengertian

NFC adalah sebuah teknologi konektifitas (perpindahan data) nirkabel antar perangkat elektronik dalam jarak dekat yang berbasis RFID (Radio Frequency Identification). Lebih sederhananya, NFC ini bisa diibaratkan seperti teknologi bluetooth atau Wifi pada kebanyakan ponsel, hanya saja yang membedakan antara NFC dan bluetooth adalah kecanggihannya. Selain itu, perbedaan antara bluetooth dan NFC  lainnya adalah terletak pada sesi otentikasi atau penyamaan kode sebelum menggunakannya. Jika proses otentifikasi pada bluetooth umumnya membutuhkan waktu yang cukup lama, tidak demikian untuk teknologi NFC ini, yakni hanya memerlukan waktu beberapa detik saja.

Near Field Communication (NFC), diartikan secara harfiah Komunikasi Medan Dekat adalah seperangkat teknologi konektivitas nirkabel berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID) yang menggunakan induksi medan magnet untuk memungkinkan komunikasi antar perangkat elektronik dalam jarak yang dekat.

Teknologi Near Field Communication (NFC) dapat membuat hidup lebih mudah dan nyaman bagi penggunanya di seluruh dunia dalam melakukan transaksi, seperti pertukaran konten digital, hanya menghubungkan perangkat elektronik ke perangkat elektronik yang memiliki teknologi NFC dengan sentuhan, pengguna juga bisa membeli tiket apapun hanya dengan mengaktifkan NFC pada ponsel. Sebuah teknologi konektivitas berbasis standar, NFC memungkinkan memberikan solusi saat ini dan masa mendatang di bidang-bidang seperti:

  1. Akses kontrol
  2. Konsumen Elektronik
  3. Kesehatan
  4. Informasi  pengumpulan dan pertukaran
  5. Loyalitas dan pembelian kupon
  6. Pembayaran
  7. Transportasi
 
Manfaat
  • NFC dapat memberikan berbagai manfaat kepada pengguna seperti:
  • Intuitif: Interaksi “NFC” tidak membutuhkan kesulitan hanya dari sentuhan sederhana.
  • Versatile: NFC cocok digunakan untuk industri, dan lingkungan yang luas.
  • Berbasis standar: Lapisan dasar teknologi NFC mengikuti standar universal yang telah diterapkan oleh ISO,ECMA dan ETSI.
  • Teknologi yang memungkinkan: NFC memfasilitasi pengaturan dengan cepat dan sederhana dari teknologi nirkabel, seperti Bluetooth dan Wi-Fi.
  • Inherently secure: Transmisi NFC bekerja dengan jarak dekat.
  • Interoperable: NFC bekerja dengan teknologi yang sudah ada kartu contactless.
  • Keamanan: NFC telah memiliki kemampuan untuk mendukung aplikasi yang aman.
  • Jika dibanding dengan bluetooth, manfaat teknologi NFC pada smartphone bisa dibilang lebih komplet. Teknologi NFC pada smartphone ini berfungsi untuk memudahkan para pengguna dalam melakukan pertukaran konten seperti gambar video, nomer kontak, audio dll. Selain itu, fungsi yang paling diunggulkan dari teknologi NFC ini adalah fungsinya yang dapat menjadi media penghubung antar perangkat elektronik.
    Nah, dengan fungsinya yang dapat menghubungkan antar perangkat elektronik itulah, para pengguna dapat memanfaatkannya untuk kepentingan transaksi finansial secara online sebagai opsi lain selain menggunakan kartu kredit seperti untuk pembelian tiket atau pembayaran online. Masih dengan NFC, para pengguna juga bisa berbelanja dengan melakukan pembayaran melalui media NFC ini di toko-toko yang sudah menyediakan perangkat berteknologi NFC sebagai media pembayarannya.

Aplikasi pendukung

Keunggulan dari NFC terletak pada perannya sebagai  teknologi yang dapat membuka berbagai bentuk komunikasi dan transaksi dengan cara yang sangat nyaman ketika digunakan oleh pengguna. NFC memungkinkan orang untuk melakukan hal yang mereka inginkan dengan menyentuh atau menempatkan perangkat mereka dekat dengan layanan yang dikehendaki. Hal ini membuat bentuk layanan elektronik dan interaksi lainnya lebih mudah diakses oleh banyak orang. NFC bekerja di antara dua perangkat yang berdekatan (biasanya dengan jarak beberapa sentimeter). Setelah sambungan dibuat dalam hitungan detik, informasi dapat dipertukarkan antara kedua perangkat, baik menggunakan NFC secara langsung atau melalui teknologi nirkabel lain seperti  Wi-Fi,Bluetooth, UWB atau ZigBee.

Cara kerja

NFC menyediakan media terbaik bagi identifikasi protokol yang memvalidasi secara aman dalam transfer data. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengakses konten digital dan terhubung dengan perangkat elektronik lainnya hanya dengan menyentuh atau membawa perangkat dalam jarak dekat. NFC beroperasi pada pita frekuensi dengan standar berlisensi 13.56MHz dengan jarak lebih dari sekitar 20 cm. Menawarkan kecepatan transfer data 106kbit/s, 212kbit/s dan 424kbit/s. Untuk dua perangkat yang berkomunikasi menggunakan NFC, satu perangkat harus memiliki alat pembaca NFC, yang pada dasarnya adalah sirkuit terintegrasi yang berisi data, terhubung ke antena, dapat dibaca dan ditulis oleh pembaca. Ada dua mode operasi yang dicakup oleh protokol “NFC”, yaitu aktif dan pasif.

·         Dalam modus aktif, kedua perangkat radio menghasilkan bagian sendiri untuk mengirimkan data.

·         Pada modus pasif, hanya satu perangkat menghasilkan bidang radio, sementara modulasi lainnya menggunakan beban lain untuk mentransfer data.

Mode operasi pasif sangat penting untuk perangkat bertenaga baterai seperti ponsel dan PDA yang perlu untuk memprioritaskan penggunaan energi. Protocol “NFC” memungkinkan perangkat tersebut untuk digunakan dalam modus hemat daya, sehingga energi dapat dihemat bagi operasi lainnya.

Keunggulan

NFC bisa membuat pengguna lebih mudah untuk membayar sesuatu, membeli tiket untuk menggunakan alat transportasi umum, dan penggunaan pelayanan publik lainnya. Sebuah studi yang dilakukan oleh ABI Research mengatakan bahwa pada tahun 2007, tingkat penggunaan teknologi NFC terdapat pada perangkat elektronik seperti mobile handset, PC, kamera,printer. Untuk saat ini dan pada masa yang akan datang, perangkat NFC akan lebih kompatibel dan dekat dengan kehidupan manusia, seperti munculnya ponsel khususnya smartphone yang memiliki teknologi NFC didalamnya. Bisa digunakan untuk melakukan registrasi tunai, pembayaran di tempat umum atau pusat perbelanjaan, bisa menjadi mesin kas, membantu pembayaran di sarana transportasi seperti halte bus dan tempat menarik lainnya, bisa terhubung dengan sebuah poster yang juga memiliki teknologi NFC, bisa menjadi mesin penjual dan meter parkir.Dengan kehadiran NFC komputasi menjadi muncul dimana-mana, semuanya terhubung ke jaringan, orang memiliki pilihan untuk membentuk koneksi yang sesuai dengan kebutuhan mereka pada waktu tertentu. Internet yang merupakan ruang digital telah memberi budaya baru dan budaya digital bagi generasi abad ke-21. Teknologi digital lainnya seperti kamera, CD-ROMs, playstation,video-games juga mudah untuk ditemui. Lebih dari itu, apa yang disebut dengan media baru telah dihubungkan dengan internet.


 
Kamis, 19 Maret 2014..

Datang pukul tujuh, langsung masuk di ruang humas. 
Sekitar jam sebelas saya dan 3 teman saya di suruh bantuin Pak.Kuindra ngelimin amplop sampai istirahat, seteah itu saya mengerjakan tugas,
Tugas membuatlah artikel tentang : 
  1.  Cloud computing
  2. NFS (near field comunication) 
  3. Tentang teknologi masa depan.   
Tugas ini dikumpulkan tanggal 24 maret, dan siap dipresentasikan secara random.Tugas juga dikumpulkan dalam format pdf. Perorangan.
  1.  Cloud computing
Sejarah

Cloud computing adalah hasil dari evolusi bertahap di mana sebelumnya terjadi fenomena grid computing, virtualisasi, application service provision (ASP) dan Software as a Service (SaaS). Konsep penyatuan computing resources melalui jaringan global sendiri dimulai pada tahun ‘60-an. Saat itu muncul “Intergalactic computer network” oleh J.C.R. Licklider, yang bertanggung jawab atas pembangunan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) di tahun 1969. Beliau memiliki sebuah cita-cita di mana setiap manusia di dunia ini dapat terhubung dan bisa mengakses program dan data dari situs manapun, di manapun. Menurut Margaret Lewis, Direktur Marketing Produk AMD. “Cita-cita itu terdengar mirip dengan apa yang kini kita disebut dengan cloud computing”. Para pakar komputasi lainnya juga memberikan penambahan terhadap konsep ini, di antaranya John McCarthy yang menawarkan ide mengenai jaringan komputasi yang akan menjadi infrastruktur publik, sama seperti the service bureaus yang sudah ada sejak tahun ‘60-an.

Semenjak tahun ‘60-an, cloud computing telah berkembang berdampingan dengan perkembangan Internet dan Web. Namun karena terjadi perubahan teknologi bandwidth yang cukup besar pada tahun 1990-an, maka Internet lebih dulu berkembang dibanding cloud computing. Dan kini teryata terlihat bahwa pendorong utama cloud computing adalah karena adanya revolusi Internet. Salah satu batu loncatan yang cukup drastis adalah dengan adanya Salesforce.com di tahun 1999, yang merupakan pencetus pertama aplikasi perusahaan dijalankan melalui Internet. Perkembangan berikutnya adalah adanya Amazon Web Services di tahun 2006, di mana dengan teknologi Elastic Compute Cloud (EC2), terdapat situs layanan web yang di komersialkan yang memungkinkan perusahaan kecil dan individu untuk menyewa komputer atau server, agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka.

Batu lompatan besar lainnya datang di tahun 2009 dengan Web 2.0 mencapai puncaknya. Google dan lainnya memulai untuk menawarkan aplikasi browser-based untuk perusahaan besar, seperti Google Apps. “Kontribusi yang paling penting dari komputasi cloud adalah munculnya “killer apps” dari penguasa teknologi seperti Microsoft dan Google. Ketika perusahaan tersebut mengirimkan layanan dalam bentuk yang mudah untuk di konsumsi, efek penerimaannya menjadi sangat luas”, menurut Dan Germain, Chief Technology IT provider Cobweb Solution. “Faktor utama lainnya yang mempengaruhi berkembangnya komputasi cloud antara lain matangnya teknologi visual, perkembangan universal banwidth berkecepatan tinggi, dan perangkat lunak universal”, menurut Jamie Turner sang pelopor komputasi cloud. Turner menambahkan, “cloud computing sudah menyebar luas hingga kepada para pengguna Google Doc. Kita hanya dapat membayangkan betapa besarnya ruang lingkup yang sudah di capai. Apa saja dapat di lakukan dan dikirimkan melalui cloud”.



Komputasi awan (bahasa inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.

Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a servise), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet  dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.

Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS,Web 2.0 dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan peranngkat lunak dan data yang tersimpan diserver. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud.



1. SaaS
    Jenis komputasi awan memberikan aplikasi tunggal melalui browser untuk ribuan pelanggan menggunakan arsitektur multitenant. Di sisi pelanggan, itu berarti tidak ada investasi dimuka dalam server atau lisensi perangkat lunak, di sisi penyedia, hanya dengan satu aplikasi untuk mempertahankan, biaya rendah dibandingkan dengan hosting yang konvensional. Salesforce.com adalah jauh contoh yang paling terkenal di antara aplikasi enterprise, tapi SaaS juga umum untuk aplikasi HR dan bahkan telah bekerja dengan cara naik rantai makanan untuk ERP, dengan pemain seperti hari kerja. Dan siapa yang bisa meramalkan kenaikan tiba-tiba SaaSdekstop aplikasi, seperti Google Apps dan Zoho Office?
 

2. Utilitas komputasi  
Idenya adalah tidak baru, tapi ini bentuk komputasi awan semakin hidup baru dari Amazon.com, Sun, IBM, dan lain-lain yang sekarang menawarkan penyimpanan dan server virtual yang dapat mengakses IT on demand. Pengadopsi awal perusahaan terutama menggunakan utilitas komputasi untuk tambahan, kebutuhan-non-mission critical, tetapi suatu hari, mereka dapat menggantikan bagian dari datacenter. Provider lain menawarkan solusi yang membantu IT menciptakan pusat data virtual dari server komoditas, seperti 3Tera yang AppLogic dan kohesif Fleksibel Technologies elastis Server on Demand. Liquid Computing LiquidQ menawarkan kemampuan serupa, memungkinkan TI untuk menjahit bersama memori, I / O, penyimpanan, dan kapasitas komputasi sebagai kolam sumber daya virtual yang tersedia melalui jaringan.

Model servis cloud kepada user :



  • Infrastructure as Service, hal ini meliputi seluruh penyediaan infratruktur IT seperti fasilitas data center, storage, server, grid untuk virtualized server, dan seluruh komponen networking yang ada didalam sistem cloud yang dikelola pihak ketiga. Sebagai pengguna, Pelanggan hanya perlu login ke sebuah interface yang disiapkan oleh provider dan memilih sendiri spesifikasi layanan yang dibutuhkan lalu membayarnya sesuai kapasitas yang dipakai, pelanggan tidak perlu menunggu lama untuk dapat menggunakan server sesuai kapasitas yang dibutuhkannya.
  • Platform-as-a-service, adalah development platform berbasis web, dimana Anda bisa menggunakannya untuk membuat sebuah aplikasi web. PaaS akan membuka kesempatan bagi para developer dari berbagai tingkat pengetahuan, untuk mengembangkan aplikasi secara cepat dan murah. Selain itu, aplikasi yang dihasilkan bisa langsung dideploy dengan mudah, tanpa harus melibatkan tenaga ahli untuk melakukannya,memungkinkan developer untuk menghilangkan kekhawatirkan mengenai kebutuhan operating system,infrastructure scaling, load balancing dan lainnya, sehingga mereka tetap fokus pada application developmentnya.
  • Software-as-a-service, adalah software atau aplikasi web-based interface, yang dideploy di sisi pihak ketiga, sehingga dapat diakses melalui jaringan oleh setiap pelanggan. Anda tidak perlu melakukan deployment aplikasi dari awal, tidak perlu membayar lisensi software, maupun membeli seperangkat server untuk menjalankan aplikasi yang Anda butuhkan. Anda cukup membayar aplikasi sesuai dengan penggunaan per user yang dibayar secara rutin dengan mekanisme OPEX. Karena aplikasi ini berbasis web, maka Anda hanya butuh koneksi internet dan sebuah browser untuk menjalankannya